Luhut: Prabowo Satu Basis Sama Kita

Jatah Menteri untuk Gerindra

Luhut: Prabowo Satu Basis Sama Kita
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Gerindra, Edhy Prabowo

KabarJakarta.com--Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menilai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki nasionalisme yang tinggi untuk NKRI. Keterwakilan Partai Gerinda yang dikomandoi Prabowo dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin dinilai sudah tepat.

"Jadi kalau bicara NKRI dan Pancasila. Itu Pak Prabowo satu basis sama kita," ucap Luhut usai bertemu Jokowi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sealsa (22/10). Hal itu diungkapkan Luhut sekaligus merespon undangan Jokowi terhadap Prabowo selaku Ketum Gerindra dan Wakil Ketua Gerindra, Edhy Prabowo di Istana Kepresidenan, Senin (21/10).

Usai bertemu Jokowi, Prabowo menyatakan bahwa partainya siap membantu pemerintahan Jokowi-Amin untuk lima tahun ke depan.

Prabowo pun mengisyaratkan jika partainya mendapat dua jatah kursi menteri. Salah satunya terkait bidang pertahanan. Luhut mengaku sudah bertemu dengan Prabowo.

Ia menilai sudah tepat jika Prabowo didampuk sebagai Menteri Pertahanan. "Saya kira sudah tepat," ungkap Luhut.

Meski demikian, Luhut menyadari akan muncul pro-kontra ketika Prabowo masuk dalam kabinet Jokowi pada periode kedua ini.

"Ya tentu ada pro kontra. Tapi sepnjang yang saya tahu," tandas Luhut. Luhut diketahui hadir di istana atas undangan Presiden Jokowi.

Selain Luhut, Presiden Jokowi juga memanggil sejumlah tokoh. Diantaranya, mantan menteri hukum dan HAM Yasonna Laoly dan mantan menteri perhubungan Budi Karya Sumadi dan mantan menteri agraria dan tata ruang Sofyan Djalil, Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Kemudian, mantan Gubernur Sulsel dari NasDem Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Wakil Bendahara Umum PDIP Juliari Batubara. Pemanggilan para tokoh itu diduga kuat terkait posisi menteri yang diminta membantu pemerintahan Jokowi-Amin.

Penulis : R. Tranggana

Editor : Redaksi