Ketua Pemuda Muhammadiyah: Andi Arief Mengada-ada

Ketua Pemuda Muhammadiyah: Andi Arief Mengada-ada
Bumn

KabarJakarta.com - Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Razikin, menanggapi mencuatnya dugaan korupsi di Perusahan Asuransi Jiwasraya yang ditaksir kerugiannya mencapai Rp 13,7 triliun, menurut Razikin hal ini harus diusut secara tuntas sekaligus menjadi bagian dari upaya keberlanjutan bersih-bersih di BUMN, seperti komitmen dari Erick Thohir.

Menurutnya sebaiknya polemik serta spekulasi dapat dhindari ketika semua pihak memberikan dukungan terhadap kebijakan bersih-bersih yang sedang dilakukan Menteri BUMN.

"Kita juga penting mengingatkan Kejaksaan Agung agar berani menjerat siapapun yang terlibat dalam korupsi PT Jiwasraya," ujarnya.

Mantan Juru Bicara Milenial TKN Jokowi-Ma’ruf Amin ini menambahkan, terkait pernyataan Andi Arief yang mengaitkan adanya keterlibatan perusahan Pak Erick dalam dugaan korupsi PT Jiwasraya, itu terlalu prematur dan mengada-ngada.

"Toh proses hukum baru dimulai, Kejaksaan Agung sedang melakukan penyelidikan, lalu darimana Andi Arief dapat menyimpulkan seperti itu. Intinya kita serahkan ke proses hukum, jangan dipolitisasi, kita sama-sama kawal kasus ini demi terwujudnya prinsip Good Corporate Governance (GCG) di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sebagai BUMN di dalam bidang usaha perasuransian," tukasnya.

Termasuk juga pada Perusahan BUMN yang lain. Razikin menambahkan mendukung langkah Erick untuk menciptakan BUMN agar secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung di dalam Good Corporate Governance (GCG), yaitu keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), tanggung jawab (responsibility), independen (independency), kewajaran (fairness), dalam kegiatan operasionalnya.

Serta memenuhi ketentuan-ketentuan yang ada, baik itu ketentuan dalam bidang perasuransian maupun ketentuan-ketentuan lainnya, terutama ketentuan yang mengatur mengenai perlindungan konsumen sehingga PT Asuransi Jiwasraya dapat menghasilkan produk dan jasa yang baik  sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi