Kabar JakartaNews With Data

Google Doodle Hari Ini: Mengenang Jasa Penemu Bintang

  • Penulis : Firman
  • Terbit : 21.03.2018 - 13:22
  • Sekitar : Terbit 21/3/18
Google Doodle Hari Ini: Mengenang Jasa Penemu Bintang
Google doodle hari ini (21/03/18)

KabarJakarta.com --- Hari ini Google kembali merayakan salah satu tokoh dunia melalui fitur Google Doodlenya. Pencarian Google akan menampilkan langit malam  yang dihiasi oleh bintang-bintang dan sosok wajah pria berkacamata dengan kumisnya.

Siapakah pria tersebut hingga Google menjadikannya ikon untuk Google Doodle hari ini, Rabu, 21 Maret 2018?

Dikutip dari laman resmi Google, pria tersebut adalah Guillermo Haro, astronom asal Meksiko yang berhasil menemukan tipe planet nebula yang diberi nama Herbig-Haro.

Hari ini Google ikut merayakan ulang tahun Guillermo Haro ke-105. pria kelahiran tahun 1913 ini telah banyak berkontribusi pada dunia astronomi. Ia juga menemukan bintang suar (flare star) yaitu bintang terang berwarna merah dan biru di wilayah rasi bintang Orion.

Berkat kontribusinya dibidang astronomi, Haro menjadi orang Meksiko pertama yang terpilih masuk ke dalam Royal Astronomical Society pada 1959.

Guillermo Haro yang lahir di Meksio pada 1913 menghabiskan masa dewasanya selama revolusi Meksiko dan lulus dari jurusan filsafat sebelum akhirnya memulai karir di bidang astronomi. Haro kemudian memutuskan untuk menjadi asisten Erro dan meninggalkan studi doktoralnya di bidang hukum.

Sebelum bergelut dibidang astronomi, Haro justru mengawali pendidikannya di bidang hukum hingga suatu hari temannya, L.E. Erro, mengenalkannya pada dunia perbintangan.

Pencapaian Haro bidang astronomu tidak tanggung-tanggung, Haro merupakan sosok yang mampu mengkatalog 8746 bintang berwarna biru yang mengarah ke kutub galaksi utara, menemukan sejumlah bintang T Tauri, satu supernova, dan lebih dari 10 novae, dan satu komet. 

Selama 1943 hingga 1947, sosok yang muncul di Google Doodle itu memulai riset kolaborasi di bidang astronomi di Harvard College Observatory, Case Observatory of the University of Chicago, dan McDonald Observatory in Texas.

Ia kemudian menjadi direktur Observatory Astronómico de Tacubayadan Observatory Astronómico Nacional.

Selama 1961 hingga 1967, ia merupakan Wakil Presiden International Astronomical Union dan memulai proyeknya untuk mendirikan Observatory of San Pedro Mártir, Baja, California pada 1968.

Ia juga mendirikan Boletin de Los Observatorios de Tonantzintla y Tacubaya pada 1981 sebelum akhirnya meninggal pada 26 April 1988 di Kota Meksiko, Meksiko.