KabarJakarta.com — Pelanggan Transjakarta perlu menyesuaikan perjalanan pada Minggu (20/9). Sejumlah layanan bus Transjakarta mengalami perubahan waktu operasional dan pengalihan rute karena perhelatan TNI Run 2026 serta rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas).
Penyesuaian diberlakukan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, termasuk keselamatan pelanggan selama kegiatan berlangsung. Transjakarta juga mengatur kembali sejumlah layanan yang melintasi kawasan terdampak.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menjelaskan 3 (tiga) rute akan beroperasi sedikit lebih siang dari jadwal normal.
“Langkah itu diambil untuk memberi jaminan rasa keamanan, kenyamanan dan keselamatan bagi pelanggan,” kata Ayu dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/9).
Tiga rute yang waktu operasinya diundur hingga pukul 10.00 WIB, meliputi rute 1R (Senen–Tanah Abang), 2Q (Stasiun Gondangdia–Balai Kota), dan 5M (Kampung Melayu–Tanah Abang via Cikini).
Biasanya, ketiga rute tersebut sudah beroperasi sejak pagi. Namun, khusus Minggu ini, operasionalnya dimulai lima jam lebih lambat untuk menyesuaikan kondisi lalu lintas selama TNI Run 2026.
Sejumlah rute dialihkan
Selain perubahan waktu operasi, Transjakarta melakukan penyesuaian terhadap sejumlah rute pada pukul 05.00–09.00 WIB.
Rute koridor 1 (Blok M–Kota) segera dialihkan melalui Koridor 9 dan 13 via tol dalam kota. Dalam pengalihan tersebut, bus Transjakarta tetap melayani sejumlah halte, di antaranya: Petojo, Tarakan, Kota Bambu, Tomang Raya, Kemanggisan, Petamburan, Simpang Kuningan, Parang, Tegal Pancoran, Tegal Mampang, Rawa Barat, dan Pasar Santa.
Selama pengalihan berlangsung, Koridor 1 dipastikan tidak melayani halte Monas hingga Kejaksaan Agung dan ASEAN.
Perubahan juga berlaku pada rute 1A (Pantai Maju–Balai Kota). Rute ini akan dialihkan dengan melalui Halte Pecenongan dan Juanda. Khusus Halte Monumen Nasional dan Balai Kota tidak akan dilayani untuk sementara waktu.
Untuk rute 2 (Pulo Gadung–Monumen Nasional), bus juga tidak melayani Halte Monumen Nasional (Monas), Balai Kota, dan Gambir 2.
Adapun rute 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya) akan dialihkan melewati Juanda dengan melayani Halte Gambir, Istiqlal, Juanda, lalu Pecenongan. Rute tersebut untuk sementara waktu tidak melayani Halte Balai Kota dan Gambir 2.
Rute Monas terdampak
Pengalihan juga menyentuh rute 3 (Kalideres–Monumen Nasional via Veteran). Bus akan melayani sejumlah titik, seperti Halte Pecenongan dan Juanda, sementara Halte Monas tidak dilayani selama rekayasa berlangsung.
Kemudian, rute 5C (Cililitan–Juanda) dialihkan dengan melayani Halte Istiqlal dan Gambir. Adapun halte Monumen Nasional (Monas) dan Balai Kota sementara tidak termasuk dalam layanan.
Hal serupa berlaku untuk rute 7F (Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih). Bus Transjakarta akan melalui Halte Istiqlal dan Gambir, namun tidak melayani Halte Monas dan Balai Kota.
Sementara itu, rute 14A (Monumen Nasional–Jakarta International Stadium) dipastikan tidak melayani Halte Monumen Nasional selama pukul 05.00 hingga 09.00 WIB.
Untuk layanan 51ST Shuttle HBKB Ancol pada pukul 05.00–08.00 WIB, rutenya akan dialihkan melalui Lapangan Banteng. Layanan tersebut sementara waktu tidak melayani halte mulai dari kawasan Monumen Nasional hingga Bundaran Senayan.
Transjakarta mengingatkan pelanggan untuk memperhitungkan perubahan tersebut sebelum bepergian pada Minggu pagi. Penumpang juga dapat memilih titik naik dan turun alternatif selama halte tertentu tidak dilayani.
Di luar penyesuaian tersebut, layanan Transjakarta lainnya yang berlaku setiap pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) tetap berjalan seperti biasa.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas dan pengaturan layanan tersebut, perjalanan di kawasan pusat Jakarta diharapkan tetap dapat berlangsung selama TNI Run 2026 tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan maupun pelanggan transportasi umum.
