Warteg dan Bengkel di Latumenten Terbakar, 90 Petugas Dikerahkan

Kebakaran melanda warteg dan bengkel di Jalan Prof. Dr. Latumeten, RT 08/RW 09 Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (10/8/2026). Foto: Istimewa

KabarJakarta.comKebakaran melanda sebuah warteg dan bengkel di Jalan Prof. Dr. Latumenten, RT 08/RW 09, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin pagi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.54 WIB.

Informasi tersebut disampaikan warga yang mendatangi posko pemadam kebakaran terdekat. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk menangani kobaran api.

“Kebakaran dialami warung dan bengkel di Latumenten,” kata Syaiful saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/8).

Sebanyak 18 unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 90 personel dikerahkan secara bertahap ke lokasi. Petugas kemudian melakukan penyemprotan air dari sejumlah titik untuk mencegah api semakin meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

“Operasi pemadaman dimulai pada pukul 08.00 WIB,” ujar Syaiful.

Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar bangunan warteg dan bengkel tersebut. Proses penanganan dilakukan dengan cepat untuk mengendalikan kobaran api sekaligus memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Dalam materi yang disampaikan, operasi pemadaman disebut berlangsung hampir 1 (satu) jam. Namun, keterangan mengenai waktu selesai operasi tercatat sama dengan waktu dimulainya pemadaman, yakni pukul 08.00 WIB. Karena itu, waktu akhir pemadaman belum dapat dipastikan secara tepat berdasarkan informasi tersebut.

Meski api berhasil dikendalikan, kebakaran menyebabkan kerusakan parah pada bangunan yang terdampak. Petugas memastikan tidak terdapat korban akibat kejadian tersebut.

“Korban sejauh ini nihil,” papar Syaiful.

Hingga operasi penanganan selesai, petugas tidak menemukan adanya warga maupun pekerja yang mengalami luka atau meninggal dunia. Penanganan kebakaran juga dilakukan untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi kembali aman.

Penyebab kebakaran serta nilai kerugian akibat peristiwa tersebut belum disampaikan. Petugas terkait masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap dampak kebakaran di lokasi.

Exit mobile version