KabarJakarta.com – Suasana Balai Prajurit Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (3/9), terlihat lebih ramai dari biasanya. Para pencari kerja datang dengan membawa harapan sekaligus berbagai dokumen untuk mencari peluang pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Kesempatan itu hadir melalui Jakarta Selatan Career Fest 2026, pameran bursa kerja yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dari berbagai bidang. Tahun ini, tersedia 3.857 lowongan kerja dari 37 perusahaan, yang dapat diakses melalui kegiatan secara daring maupun luring.
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo menjelaskan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara pemerintah daerah membantu masyarakat mendapatkan akses pekerjaan.
“Oleh karena itu, kami dari Pemkot Jakarta Selatan terus berupaya mempertemukan para pelaku dunia usaha dengan pencari kerja, agar tingkat pengangguran terbuka ini bisa kita minimalisir,” kata Syafrin dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, bursa kerja tidak semata-mata menjadi tempat perusahaan mencari tenaga baru. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk membangun hubungan antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, pencari kerja, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting karena persoalan ketenagakerjaan tidak cukup diselesaikan hanya dengan mempertemukan pencari kerja dan perusahaan. Kemampuan tenaga kerja juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.
Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Selatan Syamwil mengungkapkan job fair tersebut memang dirancang untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Sejumlah posisi yang ditawarkan cukup beragam. Di antaranya account manager dan IT programmer, yang menunjukkan kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja dengan kemampuan di bidang bisnis dan teknologi.
Menariknya, kesempatan kerja juga dibuka bagi penyandang disabilitas. Beberapa posisi yang tersedia antara lain Grab Car Driver, Grab Delivery Service, dan K-Store.
Bagi pencari kerja, keberadaan berbagai pilihan tersebut memberikan kesempatan untuk menyesuaikan pekerjaan dengan pengalaman, keterampilan, maupun latar belakang masing-masing.
Jakarta Selatan Career Fest 2026 juga tidak hanya berisi stan perusahaan. Pengunjung dapat mengikuti sejumlah kegiatan pendukung, seperti talkshow yang membahas dunia kerja. Ada pula mobil Mobile Training Unit (MTU) Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan yang memberikan informasi terkait pelatihan kerja.
Layanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Pasar Minggu turut melengkapi kegiatan. Dengan begitu, bursa kerja tidak hanya menjadi tempat berburu lowongan, tetapi juga ruang untuk mendapatkan informasi dan layanan pendukung bagi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurut dia, keterlibatan perusahaan dalam membuka peluang kerja merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya saat masyarakat memiliki akses terhadap pekerjaan yang layak, kesejahteraan pun akan tumbuh. Ketimpangan akan berkurang, dan pembangunan berjalan lebih inklusif,” tutur Wibi.
Secara luring, Jakarta Selatan Career Fest 2026 berlangsung pada 3-4 September 2026 di Balai Prajurit Ragunan. Sementara itu, pencari kerja yang tidak dapat hadir langsung tetap bisa mengakses lowongan secara daring melalui laman resmi Karir Jakarta hingga 11 September 2026.
Dengan ribuan lowongan yang tersedia, bursa kerja ini menjadi salah satu pintu bagi warga Jakarta Selatan untuk menemukan pekerjaan sekaligus mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerja yang tersedia.






