KabarJakarta.com — Suasana berkunjung ke Sea World Ancol kini tak hanya soal melihat ikan, terumbu karang, atau beragam biota laut dari balik kaca. Di tengah perayaan hari ulang tahun ke-34, destinasi rekreasi edukasi di kawasan Ancol itu menghadirkan cara baru bagi pengunjung untuk mengenal kehidupan bawah laut melalui narasi audio.
Inovasi tersebut hadir melalui sistem Audio Guide Pinalle, sebuah panduan audio yang dirancang untuk menemani pengunjung selama menjelajahi area Sea World Ancol. Kehadirannya membuat pengalaman menikmati koleksi biota menjadi lebih praktis sekaligus personal.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Daniel Windriatmoko menjelaskan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sea World Ancol mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan fungsi edukasi.
“Kehadiran Audio Guide Pinalle jadi bagian dari upaya Sea World untuk menghadirkan pengalaman rekreasi yang kian relevan dengan perkembangan teknologi,” kata Daniel di Jakarta, Sabtu (3/10).
Melalui sistem ini, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai koleksi biota air yang ditemui sepanjang perjalanan. Audio Guide Pinalle juga memberikan panduan mengenai rute yang dapat dipilih selama berkeliling sehingga pengunjung tidak sekadar melihat koleksi, tetapi juga mendapatkan cerita dan penjelasan yang menyertainya.
Cara mengaksesnya pun dibuat sederhana. Pengunjung tidak perlu mengunduh aplikasi khusus. Cukup memindai QR code yang tersedia di sejumlah area Sea World Ancol menggunakan perangkat masing-masing, informasi yang dibutuhkan dapat langsung diakses.
Kehadiran panduan berbasis audio itu sekaligus menjawab persoalan yang sering muncul di ruang pamer atau tempat wisata edukasi, yakni penumpukan pengunjung di depan papan informasi. Selama ini, pengunjung harus berhenti dan membaca tulisan untuk mengetahui penjelasan tentang biota yang ada di hadapan mereka.
Dengan Audio Guide Pinalle, pola tersebut berubah. Pengunjung bisa tetap bergerak mengikuti rute sambil mendengarkan informasi melalui perangkat pribadi.
Mereka tidak harus berkerumun di satu titik hanya untuk membaca keterangan mengenai seekor ikan atau koleksi biota tertentu. “Ini memberi kenyamanan dan pengalaman yang lebih personal bagi setiap pengunjung,” ujar Daniel.
Konsep tersebut juga dibuat agar bisa digunakan oleh keluarga dan anak-anak. Bahkan, sistem Audio Guide Pinalle memungkinkan beberapa pengunjung mengakses informasi secara bersamaan.
Dengan demikian, kegiatan belajar tentang dunia kelautan dapat berlangsung lebih santai dan tidak terasa seperti mengikuti pembelajaran di ruang kelas.
Inovasi teknologi itu menjadi bagian dari semangat Sea World Ancol dalam merayakan usia ke-34. Tahun ini, perayaan mengusung tema “Menginspirasi dan Menghidupkan Laut”, yang sekaligus menjadi pengingat bahwa rekreasi dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan masyarakat kepada dunia kelautan dan pentingnya konservasi.
Selama lebih dari tiga dekade, Sea World Ancol tidak hanya mengandalkan hiburan sebagai daya tarik. Berbagai program terus dikembangkan dengan memadukan unsur edukasi, seni, budaya, konservasi, dan hiburan.
Pendekatan tersebut membuat kunjungan ke Sea World tidak berhenti pada aktivitas melihat koleksi biota. Ada pengetahuan yang dapat dibawa pulang, terutama mengenai kehidupan laut dan pentingnya menjaga ekosistemnya.
Perayaan ulang tahun ke-34 juga diisi dengan kegiatan sosial. Direksi dan manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mengundang ratusan anak yatim, dhuafa, dan anak difabel dari kawasan Ancol untuk ikut merasakan momentum perayaan tersebut.
Manajemen berharap Sea World Ancol dapat terus berkembang sebagai ruang rekreasi yang terbuka bagi berbagai lapisan masyarakat. Bukan hanya menyenangkan untuk dikunjungi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman edukatif dan menumbuhkan kepedulian terhadap konservasi.
Rangkaian perayaan HUT ke-34 Sea World Ancol masih berlanjut pada 3–4 Oktober 2026. Pada akhir pekan tersebut, pengunjung akan disuguhi pertunjukan spesial yang dirancang untuk menambah suasana meriah sekaligus menghadirkan pengalaman rekreasi bagi keluarga.
Di usia yang memasuki 34 tahun, Sea World Ancol tampaknya ingin menunjukkan bahwa wisata edukasi tidak harus berjalan dengan cara lama. Teknologi dapat menjadi jembatan untuk membuat informasi lebih mudah diterima, sementara pengalaman melihat langsung kehidupan laut tetap menjadi daya tarik utamanya.
Dengan Audio Guide Pinalle, perjalanan menyusuri Sea World pun mendapat sentuhan baru: pengunjung bukan hanya melihat laut dari balik kaca, tetapi juga diajak mendengarkan, memahami, dan semakin dekat dengan kehidupan yang ada di dalamnya.






