KabarJakarta.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan gedung di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, sebagai lokasi relokasi sementara bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdampak kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, pemindahan dilakukan agar kegiatan pemerintahan tetap berjalan meski gedung utama di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, belum dapat digunakan.
“Kami sudah merencanakan di Cikini. Salah satu gedung yang akan digunakan sebagian besar ASN akan kita pindahkan akibat kebakaran,” ujar Pramono usai mengunjungi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/8).
Gedung Bapenda yang terbakar diketahui tidak hanya digunakan oleh satu organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah instansi Pemprov DKI Jakarta berkantor di gedung tersebut, di antaranya Bapenda, Dinas Perhubungan, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).
Kondisi itu membuat Pemprov DKI harus menyesuaikan aktivitas kerja para ASN yang sebelumnya menjalankan tugas dari gedung tersebut. Pemerintah memilih melakukan pemindahan sementara sambil menyiapkan tempat kerja pengganti.
Pramono menjelaskan, ASN yang terdampak untuk sementara akan ditempatkan di unit kerja masing-masing. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu akibat kebakaran.
“Segera kami putuskan untuk sementara ini, ASN yang ada di tempat itu, kita pindahkan di Sudin masing-masing,” kata Pramono.
Selain dipindahkan ke unit kerja masing-masing, sekitar 1.000 ASN akan menerapkan pola kerja dari rumah atau bekerja dari lokasi lain sebelum tempat kerja baru siap digunakan.
Penerapan pola kerja tersebut dilakukan selama proses penataan dan pemindahan berlangsung. Pemprov DKI memastikan pelayanan publik tetap menjadi perhatian meski sebagian pegawai tidak dapat bekerja dari kantor seperti biasa.
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta terjadi pada Jumat (7/8) sekitar pukul 21.40 WIB. Api melanda sejumlah lantai gedung di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyebut api berasal dari lantai 11. Kobaran api kemudian menjalar ke sejumlah bagian gedung hingga lantai 16.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan sekitar 200 personel. Petugas berjibaku memadamkan api di area gedung seluas sekitar 30.417 meter persegi.
Pengamanan di sekitar lokasi juga diperkuat. Polda Metro Jaya menyiagakan 125 personel untuk menjaga kondisi di sekitar gedung yang terbakar. Sementara itu, Kodim 0501/Jakarta Pusat mengerahkan 50 personel untuk membantu pengamanan lokasi.
Pasca-kebakaran, Pemprov DKI kini berfokus memastikan aktivitas pemerintahan tetap berlangsung. Relokasi sementara ke Cikini diharapkan dapat memberikan ruang kerja bagi para ASN sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti selama gedung utama belum dapat digunakan.
