Serambi Kasih, Kelas Ibu Hamil di Cipayung Gabungkan Edukasi Kesehatan dan Hypnotherapy

Puskesmas Kecamatan Cipayung meluncurkan inovasi Serambi Kasih yakni kelas ibu hamil pertama di Jakarta Timur yang mengintegrasikan edukasi kesehatan fisik dengan hypnotherapy di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026). Foto: Pemerintah Kota Jakarta Timur.

KabarJakarta.comPuskesmas Kecamatan Cipayung meluncurkan inovasi Serambi Kasih, sebuah kelas ibu hamil yang menggabungkan edukasi kesehatan fisik dengan dukungan kesehatan psikologis melalui sesi relaksasi dan hypnotherapy. Program ini menjadi kelas ibu hamil pertama di Jakarta Timur yang menghadirkan pendekatan tersebut secara terpadu.

Peluncuran Serambi Kasih berlangsung di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (18/8). Program tersebut dirancang sebagai ruang belajar sekaligus tempat bagi ibu hamil untuk mendapatkan pendampingan selama menjalani masa kehamilan.

Perwakilan Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Maternal dan Neonatal, Berthania, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Puskesmas Kecamatan Cipayung. Menurutnya, perhatian terhadap kondisi psikologis ibu hamil menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

“Kelas Serambi Kasih sangat baik karena dapat melihat realita yang terjadi. Banyak ibu hamil yang punya permasalahan dalam kesehatan. Semoga kelas ini bisa menjadi wadah bagi ibu hamil untuk menjadi lebih baik, khususnya dari segi kejiwaannya,” kata Berthania.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai kehamilan. Mereka juga memperoleh sejumlah layanan kesehatan, antara lain pemeriksaan ultrasonografi (USG) secara gratis dan pemeriksaan gigi.

Selain pemeriksaan kesehatan, Serambi Kasih memberikan pelatihan praktis yang dapat diterapkan setelah ibu melahirkan. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pijat bayi serta pijat oksitosin yang dapat membantu mendukung kelancaran pemberian air susu ibu (ASI).

Hal lain yang menjadi perhatian adalah kondisi emosional ibu selama kehamilan. Karena itu, program ini menyediakan sesi relaksasi dan hypnotherapy. Kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu peserta mendapatkan ketenangan sekaligus belajar mengelola rasa cemas dan ketegangan yang mungkin muncul selama kehamilan.

Berthania menilai pendekatan tersebut membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih menyeluruh karena tidak hanya melihat kondisi fisik ibu dan janin.

“Inovasi pelayanan kesehatan yang humanis dan komprehensif ini mampu melihat kondisi nyata yang dialami ibu hamil, sekaligus menjadi wadah dalam mendukung kesehatan mereka, termasuk dari sisi kejiwaan,” jelasnya.

Serambi Kasih juga menjadi ruang interaksi bagi para peserta. Ibu hamil dapat berbagi pengalaman, menyampaikan kekhawatiran, dan saling memberikan dukungan selama mengikuti kegiatan. Suasana tersebut diharapkan membuat peserta tidak merasa menghadapi masa kehamilan seorang diri.

“Ibu hamil diharapkan mampu mengenali perubahan yang terjadi selama kehamilan, memahami pentingnya menjaga kesehatan jiwa, serta memiliki cara sederhana dalam membantu mengelola ketegangan dan kecemasan,” ujar Berthania.

Program ini terlaksana melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Puskesmas Cipayung, TMII, dan TransJakarta. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui Serambi Kasih, Puskesmas Kecamatan Cipayung berkomitmen mengembangkan pelayanan ibu hamil yang tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan medis, tetapi juga memperhatikan kesiapan mental dan emosional.

Kegiatan ditutup dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Bagi peserta, Serambi Kasih tidak sekadar menjadi tempat memperoleh informasi kesehatan, tetapi juga ruang aman untuk berbagi cerita, menenangkan pikiran, dan saling menguatkan hingga masa persalinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *