KabarJakarta.com – Jakarta akan menjadi pusat berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Sejumlah agenda digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Dukuh Atas. Di balik kemeriahan itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pengaturan lalu lintas agar mobilitas warga tetap berjalan dan kegiatan berlangsung tertib.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional. Artinya, pengaturan arus kendaraan tidak dilakukan secara terus-menerus, tetapi menyesuaikan tahapan dan kondisi setiap kegiatan.
“Kami siapkan pengaturan lalu lintas secara situasional agar seluruh rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung aman dan tertib,” kata Budi di Jakarta, Kamis (13/2).
Budi meminta masyarakat memperhatikan perubahan arus lalu lintas sebelum melakukan perjalanan, khususnya warga yang hendak melintas atau menghadiri kegiatan di sekitar Monas dan pusat Jakarta.
“Kami imbau masyarakat untuk menyesuaikan perjalanan, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan apabila menuju lokasi kegiatan sangat anjurkan menggunakan transportasi umum,” ujarnya.
Untuk mendukung pengamanan mobilitas selama rangkaian kegiatan, Dishub DKI juga mengerahkan sekitar 500 petugas. Mereka ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu mengatur kendaraan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan aman.
Arus lalu lintas Monas
Salah satu pengaturan lalu lintas diterapkan saat Kirab Bendera dan Upacara Kemerdekaan. Kirab Pengantaran Bendera Pusaka dijadwalkan berlangsung pukul 07.30-09.30 WIB, kemudian dilanjutkan Upacara Detik-Detik Proklamasi pada pukul 09.30-11.30 WIB.
Pada sore hari, Upacara Penurunan Bendera Merah Putih berlangsung pukul 16.30-17.45 WIB. Setelah itu, rangkaian dilanjutkan dengan Kirab Pengembalian Bendera Pusaka hingga pukul 18.30 WIB.
Selama kegiatan tersebut, pengalihan arus diberlakukan secara situasional pada pukul 07.30-11.30 WIB dan 16.30-18.30 WIB. Beberapa ruas yang terdampak antara lain Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Veteran I, Jalan Veteran II, Jalan Veteran III, serta sisi timur Jalan Majapahit.
Bagi warga dari Harmoni menuju Tugu Tani, salah satu jalur alternatif yang disiapkan adalah Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, hingga Jalan MI Ridwan Rais.
Sementara itu, pengguna jalan dari Harmoni menuju Karet dapat melewati Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, hingga Jalan KH Mas Mansyur.
Pesta rakyat hingga malam perayaan
Pengaturan lalu lintas juga disiapkan untuk Pesta Rakyat yang berlangsung pukul 08.00-23.00 WIB. Selama kegiatan, sejumlah ruas di sekitar Monas berpotensi mengalami pengalihan arus.
Warga dari Bundaran HI menuju Harmoni, misalnya, dapat menggunakan Jalan MH Thamrin, Jalan Kebon Sirih, Jalan H Fachrudin, Jalan Jati Baru Raya, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Majapahit.
Sedangkan dari Tanah Abang menuju Tugu Tani, pengguna kendaraan dapat memilih Jalan Jati Baru Raya dan Jalan Kebon Sirih. Untuk menuju Harmoni, jalur yang dapat digunakan adalah Jalan Jati Baru Raya, Jalan Abdul Muis, kemudian Jalan Majapahit.
Situasi lalu lintas diperkirakan semakin dinamis pada malam hari. Malam perayaan HUT ke-81 RI dijadwalkan berlangsung pukul 19.00-23.00 WIB dan diramaikan Karnaval Kendaraan Hias.
Karnaval akan bergerak dari Jalan Silang Merdeka Daya Barat-Monas, kemudian melintasi Jalan MH Thamrin sisi timur, Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman sisi timur, dan berakhir di Jalan Galunggung-Taman Dukuh Atas Skatepark.
Karena rute karnaval melewati sejumlah jalan utama, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional di kawasan Monas, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, hingga Tanah Abang, Menteng, Kebon Kacang dan Dukuh Atas.
Bagi warga dari Menteng menuju Tanah Abang, misalnya, dapat memilih Jalan Imam Bonjol, Jalan H Agus Salim, Jalan KH Wahid Hasyim, kemudian Jalan KH Mas Mansyur.
Sementara dari Kuningan atau Senayan menuju Harmoni, pengguna jalan dapat melewati Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Balikpapan, hingga Jalan Suryopranoto.
Dengan banyaknya agenda dan perubahan arus tersebut, masyarakat diimbau tidak hanya mengandalkan jalur yang biasa digunakan. Mengecek kondisi perjalanan sebelum berangkat dan mengikuti petunjuk petugas menjadi penting agar perjalanan tidak terganggu.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung rangkaian perayaan kemerdekaan, penggunaan transportasi umum juga menjadi pilihan yang dianjurkan. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pribadi sekaligus membuat pergerakan warga menuju lokasi kegiatan lebih lancar.
Di tengah semarak perayaan HUT ke-81 RI, pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting agar ruang kota tetap dapat digunakan bersama. Rekayasa arus yang dilakukan secara situasional diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kelancaran perjalanan warga dan kebutuhan pengamanan setiap agenda kemerdekaan.
