KabarJakarta.com – Pemadaman listrik yang terjadi pada Senin (3/8) pagi memicu keluhan dari warga di sejumlah wilayah Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya. Gangguan yang terjadi pada jam sibuk saat masyarakat bersiap berangkat kerja dan sekolah membuat banyak pelanggan menyampaikan protes melalui media sosial.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, penyebab pemadaman berasal dari gangguan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Gandul. Dalam pesan yang diterima kabarjakarta.com, pihak terkait menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan tersebut.
“Terjadi gangguan di Gardu Listrik Tegangan Ekstra Tinggi di GITET Gandul, masih dalam proses investigasi dan pemulihan sistem. Beberapa daerah di Jakarta dan Banten terdampak pemadaman,” demikian isi informasi yang disampaikan kepada masyarakat, Senin (3/8).
Akibat gangguan tersebut, aliran listrik padam di sejumlah wilayah, di antaranya Pamulang, Pondok Aren, Pondok Ranji, Jombang, Pesanggrahan, Bintaro, Ciputat, Ciledug, Larangan, Cirendeu, Rempoa, Cipulir, Cilandak, Pondok Cabe, Cempaka Putih, Pondok Pinang, Ragunan, Gandaria, Petukangan, Radio Dalam, Meruya, hingga Tanjung Duren.
Keluhan pelanggan pun langsung membanjiri media sosial X. Banyak warga mengaku aktivitas mereka terganggu karena listrik padam terjadi pada awal pekan.
Salah seorang pengguna akun X, @keylazell, mengungkapkan kekesalannya karena listrik padam terjadi sejak pagi di kawasan Bintaro. “Yang bener lah ini Bintaro sekitarnya mati lampu pagi-pagi, mana hari Senin,” tulisnya sambil menandai akun layanan pelanggan PLN.
Keluhan serupa juga disampaikan akun @Defiraaaaa yang mempertanyakan penyebab listrik padam pada jam sibuk. “Jam segini banget mati listriknya?” tulisnya.
Sementara itu, akun @mylovelymark berharap pasokan listrik segera kembali normal karena banyak masyarakat baru memulai aktivitas. “Min, cepat yuk nyalain lagi listriknya. Ini hari Senin loh, baru mulai hari buat aktivitas, masa udah dibikin jelek moodnya,” tulisnya.
Di Jakarta Barat, akun @jaaeedn mempertanyakan soal pemadaman di wilayahnya yang mulai meresahkan karena tidak bisa berbuat apa-apa. “Absen mati lampunya di Jakarta Barat doang atau enggak? Lama banget. Gue bayar woi,” tulisnya.
Keluhan berikutnya datang dari Tangerang. Akun @opetcentrism menulis bahwa wilayah Tangerang ikut mengalami pemadaman listrik.
Sementara akun @Rahmansukarnen melaporkan kawasan Praja Dalam dan sekitarnya telah mengalami mati listrik total. “Daerah Praja Dalam dan sekitarnya mati total. Ada apa? Padahal ini Senin pagi semuanya harus siap-siap beraktivitas,” tulisnya.
Menanggapi banyaknya laporan pelanggan, PT PLN (Persero) melalui akun resmi layanan pelanggan @pln_123 menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
PLN menjelaskan bahwa gangguan masih ditangani dan pelanggan yang mengalami pemadaman diminta mengirimkan alamat lengkap serta nomor telepon melalui pesan langsung (DM) agar laporan dapat segera ditindaklanjuti.
Dalam pernyataan resmi lainnya, PLN juga menyebut perusahaan tengah melakukan upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan melalui manajemen beban secara terbatas di sebagian wilayah layanan. Akibat langkah tersebut, sebagian pelanggan mengalami penghentian sementara aliran listrik dengan durasi yang disesuaikan dengan kondisi operasional sistem.
PLN menegaskan proses investigasi serta pemulihan sistem masih terus berlangsung. Perusahaan berjanji akan memberikan informasi terbaru secara berkala melalui unit layanan setempat maupun kanal resmi PLN.
Hingga berita ini ditulis, proses pemulihan listrik masih berlangsung di sejumlah wilayah yang terdampak. Masyarakat diimbau memantau informasi resmi dari PLN untuk mengetahui perkembangan penanganan gangguan dan estimasi pemulihan pasokan listrik.






