KabarJakarta.com — Suara aktivitas pembongkaran mulai terdengar di lingkungan SD Negeri (SDN) 09 dan SDN 11 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, Rabu pagi. Sejak sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah pekerja mulai membongkar bagian bangunan sekolah yang akan direhabilitasi total.
Pantauan di lokasi menunjukkan sedikitnya enam pekerja berada di area SDN 09. Mereka mulai bekerja dari bagian atas bangunan dengan melepas genteng satu per satu. Atap yang selama ini menjadi bagian dari bangunan lama perlahan dibongkar untuk membuka jalan bagi pembangunan gedung baru.
Pekerjaan tersebut bukan sekadar perbaikan biasa. Bangunan SDN 09 dan SDN 11 Kebayoran Lama Selatan akan dibongkar dan kemudian dibangun kembali dalam satu kompleks pendidikan.
Rencana ini menjadi bagian dari rehabilitasi total kedua sekolah yang kondisi bangunannya membutuhkan pembaruan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran sekitar Rp48,1 miliar untuk pembangunan kompleks sekolah baru tersebut.
Gedung baru nantinya dirancang menggunakan konsep bangunan vertikal. Artinya, kedua sekolah tidak lagi berdiri dengan pola bangunan lama, tetapi akan menempati satu kawasan pendidikan dengan gedung bertingkat.
Konsep tersebut menjadi pilihan untuk menata kembali fasilitas pendidikan di kawasan Kebayoran Lama Selatan. Dengan bangunan bertingkat, lahan sekolah dapat dimanfaatkan secara lebih optimal tanpa mengurangi fungsi utama sebagai tempat belajar.
Pembangunan kompleks baru itu ditargetkan dimulai paling lambat pada September 2026. Proses pengerjaannya diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 10 bulan hingga satu tahun.
Jika berjalan sesuai rencana, para siswa SDN 09 dan SDN 11 Kebayoran Lama Selatan nantinya akan belajar di lingkungan sekolah yang berbeda dari sebelumnya. Dua sekolah tersebut akan berada dalam satu kompleks dengan fasilitas dan bangunan yang dirancang sejak awal secara terpadu.
Rencana pembangunan ini juga memiliki latar belakang yang cukup serius. Rehabilitasi dilakukan setelah bagian atap empat ruang kelas di SDN 09 Kebayoran Lama Selatan roboh pada 27 November 2024, bertepatan dengan pelaksanaan Pilkada.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu penanda bahwa kondisi bangunan sekolah membutuhkan perhatian lebih. Pembongkaran yang berlangsung Rabu pagi pun menjadi awal dari perubahan besar terhadap kawasan sekolah tersebut.
Untuk sementara, bangunan lama yang selama ini menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan akan digantikan dengan konstruksi baru. Genteng yang dilepas satu per satu menjadi tanda dimulainya proses panjang menuju wajah baru sekolah.
Kelak, SDN 09 dan SDN 11 Kebayoran Lama Selatan tidak hanya memiliki gedung yang lebih baru, tetapi juga akan berada dalam satu kompleks pendidikan bertingkat. Proyek senilai sekitar Rp48,1 miliar itu diharapkan dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan layak bagi para siswa.
Pembongkaran bangunan lama menjadi langkah pertama. Setelah itu, pembangunan kompleks baru akan menentukan seperti apa wajah kedua sekolah tersebut dalam beberapa tahun ke depan.






