Jakarta Kembali jadi Juara OPCC 2026, Aksi Iklim Tak Berhenti di Komitmen

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menjadi pemenang nasional One Planet City Challenge (OPCC) 2026 atas komitmennya dalam memperkuat aksi iklim di tingkat daerah. Foto: Pemprov DKI

KabarJakarta.com — Jakarta kembali mendapat pengakuan atas upayanya menghadapi perubahan iklim. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ditetapkan sebagai pemenang nasional One Planet City Challenge (OPCC) 2026. Penghargaan ini menjadi penanda bahwa berbagai kebijakan dan aksi iklim di tingkat daerah dinilai terus bergerak ke arah yang lebih nyata dan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diterima Kepala Divisi Kerja Sama Luar Negeri DKI Jakarta, Yudi Hermawan, dalam acara “Dari Komitmen Menuju Dampak: Perjalanan OPCC Indonesia dan Apresiasi Kepemimpinan Daerah” di Jakarta, Selasa (15/9).

Penghargaan dan sertifikat diserahkan oleh Chief Operating Officer (COO) WWF-Indonesia Dewi Lestari Yani Rizki bersama Ketua Yayasan ICLEI-Local Governments for Sustainability Indonesia Arif Wibowo.

Bagi Jakarta, penghargaan ini bukan sekadar tambahan dalam daftar prestasi. OPCC menjadi semacam cermin untuk melihat sejauh mana komitmen menghadapi perubahan iklim benar-benar diterjemahkan dalam kebijakan dan program kota.

Yudi menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap upaya Jakarta dalam menerjemahkan komitmen iklim menjadi aksi yang dilakukan secara konsisten.

“Capaian ini menunjukkan konsistensi Jakarta dalam menjalankan berbagai upaya dan kebijakan, yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan serta penanganan perubahan iklim,” ujarnya.

Perjalanan panjang Jakarta

Jakarta sebenarnya bukan pendatang baru dalam kompetisi yang digelar WWF tersebut. Ibu kota pertama kali mengikuti OPCC pada 2014 dan langsung meraih gelar pemenang nasional.

Gelar serupa kembali diperoleh pada 2016, 2018, dan 2022. Jakarta juga pernah memenangkan kampanye We Love Cities pada 2018.

Pada OPCC 2022, Jakarta bersaing bersama ratusan kota dari berbagai negara. Dari Indonesia, tiga daerah menjadi finalis nasional, yakni DKI Jakarta, Kota Balikpapan, dan Kota Probolinggo. Jakarta akhirnya kembali ditetapkan sebagai pemenang nasional.

Prestasi tersebut berlanjut pada 2024. Jakarta tidak lagi mengikuti kompetisi nasional karena telah tiga kali menjadi pemenang berturut-turut. Jakarta kemudian mewakili Indonesia dalam OPCC All Star 2024.

WWF juga memberikan penghargaan OPCC Legends 2024 kepada Jakarta. Penghargaan ini diberikan kepada kota-kota yang dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan dalam perencanaan dan aksi iklim serta dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Kini, pada 2026, nama Jakarta kembali berada di posisi teratas sebagai pemenang nasional OPCC.

Dinilai dari aksi dan ambisi

OPCC merupakan kompetisi persahabatan global antarkota yang mendorong pemerintah daerah memperkuat upaya menghadapi perubahan iklim.

Penilaiannya tidak hanya melihat seberapa banyak program lingkungan yang dibuat. Panitia dan tim juri yang terdiri dari pakar perkotaan internasional juga melihat ambisi iklim, rencana aksi, serta kesesuaiannya dengan tujuan Perjanjian Paris.

Rencana aksi kota dinilai berdasarkan target berbasis sains. Keseimbangan antara upaya mitigasi untuk mengurangi emisi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim juga menjadi perhatian.

Selain itu, kemampuan pemerintah kota untuk memimpin, berinovasi, dan menjawab tantangan perubahan iklim ikut diperhitungkan.

Karena itu, penghargaan OPCC pada dasarnya menjadi pengakuan atas proses panjang, bukan hasil dari satu program saja.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi menjelaskan penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI dalam memperkuat kebijakan dan aksi nyata terkait perubahan iklim.

“Penghargaan ini, menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami dalam memperkuat komitmen dan aksi iklim di Jakarta. Kami akan terus mendorong berbagai upaya yang bisa memberikan dampak positif, bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Tantangan setelah penghargaan

Penghargaan memang penting, tetapi tantangan Jakarta tidak berhenti ketika sertifikat diterima.

Sebagai kota besar dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas yang tinggi, Jakarta masih menghadapi berbagai persoalan lingkungan dan perubahan iklim. Karena itu, keberhasilan dalam OPCC akan memiliki arti lebih besar apabila komitmen tersebut terus terlihat dalam kehidupan sehari-hari warga.

Mulai dari pengurangan emisi, pengelolaan lingkungan, hingga kemampuan kota beradaptasi terhadap berbagai dampak perubahan iklim, semuanya membutuhkan kebijakan yang konsisten dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

Dengan kembali menjadi pemenang nasional OPCC 2026, Jakarta mendapat pengakuan sekaligus pekerjaan rumah. Gelar juara bukan garis akhir, melainkan pengingat bahwa komitmen iklim harus terus bergerak dari dokumen kebijakan menjadi dampak nyata bagi kota dan warganya.

Exit mobile version