Doulos Hope Kembali ke Jakarta Bawa Ribuan Buku dan Hidupkan Literasi

Ilustrasi - Kapal pameran buku terapung internasional Doulos Hope kembali bersandar di Jakarta. Foto: Wikipedia

KabarJakarta.com —Setelah hampir empat dekade, sebuah kapal kembali membawa aroma buku ke Jakarta. Bukan sekadar kapal yang singgah di pelabuhan, Doulos Hope datang dengan ribuan judul buku sekaligus membawa ruang baru bagi masyarakat untuk membaca, belajar, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Kapal yang merupakan pameran buku terapung internasional itu kembali bersandar di Jakarta. Kunjungan ini menjadi yang pertama pasca-38 tahun silam, sejak kapal saudaranya, Doulos, berlabuh di ibu kota pada 1988.

Kini, Doulos Hope hadir di Jakarta dengan membawa lebih dari 2.000 judul buku. Buku-buku tersebut ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau sehingga masyarakat dari berbagai kalangan dapat memiliki kesempatan lebih besar untuk menemukan bacaan yang mereka butuhkan.

Namun, daya tarik kapal ini bukan hanya pada rak-rak bukunya.

Doulos Hope juga dirancang sebagai ruang literasi dan rekreasi edukatif. Anak-anak, orang tua, hingga pengunjung dari berbagai generasi dapat datang untuk melihat koleksi buku sekaligus menikmati pengalaman berada di atas kapal.

Menghidupkan kembali hubungan lama

Project Koordinator Jakarta Doulos Hope, Madalena Reinaldo, menjelaskan kunjungan ke Jakarta menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali hubungan yang pernah terjalin puluhan tahun lalu.

“Kunjungan terakhir kami di Jakarta sudah sangat lama. Sehingga kami selalu ingin kembali, dan memulihkan kembali hubungan tersebut,” ujar Madalena di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/9).

Menurut dia, Doulos Hope ingin menjangkau masyarakat sebanyak mungkin melalui buku-buku berkualitas dari berbagai bidang. Kehadiran kapal tersebut juga diharapkan dapat membuka akses terhadap bacaan yang mungkin selama ini sulit ditemukan dengan harga yang ramah bagi masyarakat.

Kunjungan kali ini sekaligus merupakan momentum yang tepat dalam membangun kemitraan dengan organisasi dan komunitas lokal. Selain itu, para kru Doulos Hope ingin berbagi pengalaman dengan generasi baru di Jakarta.

Dengan begitu, perjalanan kapal tidak hanya berhenti pada aktivitas jual beli buku. Ada upaya untuk menciptakan pertemuan antara masyarakat, komunitas, dan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Project Koordinator Jakarta Doulos Hope, Madalena Reinaldo mengatakan, kehadiran Doulos Hope bertujuan menjangkau masyarakat seluas mungkin melalui penyediaan buku berkualitas dari berbagai bidang yang relatif sulit diakses dengan harga terjangkau. Foto: Pemprov DKI

Kapal jadi ruang pertemuan

Advance Team Preparation Doulos Hope, Theo, membeberkan kapal tersebut membawa misi untuk mempertemukan masyarakat melalui interaksi dan pertukaran gagasan.

Sekitar 100 kru dari berbagai negara ikut serta dalam perjalanan Doulos Hope kali ini. Keberagaman kru tersebut menjadi bagian dari pengalaman yang ingin dibawa kepada masyarakat Jakarta.

“Kami ingin menghadirkan hal-hal serta konsep yang baru bagi Jakarta, utamanya ruang yang bisa dinikmati keluarga. Juga mendorong anak-anak tertarik kembali pada buku edukasi maupun buku anak,” katanya.

Bagi keluarga, kehadiran Doulos Hope bisa menjadi alternatif kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi pengalaman belajar. Anak-anak dapat dikenalkan kembali pada buku melalui suasana yang berbeda dari perpustakaan atau toko buku pada umumnya.

Kapal menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri. Pengunjung tidak hanya datang untuk mencari bacaan, tetapi juga melihat bagaimana sebuah kapal dapat berubah menjadi ruang literasi yang terbuka bagi masyarakat.

Bisa dikunjungi hingga Oktober

Doulos Hope terbuka untuk dikunjungi masyarakat mulai 16 September hingga 11 Oktober 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pengunjung terlebih dahulu melakukan check in di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU). Dari lokasi tersebut, perjalanan dilanjutkan menggunakan shuttle bus menuju kapal.

Harga tiket ditetapkan Rp15 ribu per orang. Anak-anak berusia 12 tahun ke bawah dan lansia berusia 65 tahun ke atas dapat masuk secara gratis.

Informasi pemesanan tiket tersedia melalui akun Instagram dan Facebook Doulos Hope.

Pameran dibuka pada hari Selasa hingga Minggu pukul 13.30-21.00 WIB, dengan kunjungan terakhir pada pukul 20.30 WIB. Sementara itu, setiap Senin pameran ditutup.

Setelah 38 tahun berlalu, Doulos Hope kini kembali membawa buku terbaiknya ke Jakarta. Di tengah derasnya arus hiburan digital, kapal ini menawarkan sesuatu yang sederhana: kesempatan untuk berhenti sejenak, membuka halaman, dan menemukan kembali kesenangan membaca.

Exit mobile version