Pegadaian Edukasi Ojek Pangkalan di Jakarta Utara soal Kelola Keuangan

PT Pegadaian (Persero) melalui Kanwil IX Jakarta 2 dan Area Tanjung Priok mengedukasi komunitas ojek pangkalan tentang literasi keuangan. Foto: Pegadaian

KabarJakarta.comPT Pegadaian (Persero) melalui Kantor Wilayah IX Jakarta 2 dan Area Tanjung Priok memberikan edukasi literasi keuangan kepada komunitas ojek pangkalan di Jakarta Utara. Kegiatan itu dilakukan untuk membantu para pengemudi mengelola pendapatan secara lebih bijak sekaligus memperkuat usaha yang mereka jalankan.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, menjelaskan literasi keuangan penting diberikan kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal. Menurutnya, pengemudi ojek pangkalan tidak hanya membutuhkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga perlu memiliki perencanaan keuangan untuk masa depan.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pegadaian dalam memberikan pemahaman finansial yang mendalam, sekaligus menghadirkan akses produk investasi dan pembiayaan yang aman, serta terpercaya bagi komunitas pengemudi ojek pangkalan,” kata Maryono di Jakarta, Jumat (14/8).

Maryono menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam memberdayakan masyarakat. Pegadaian, kata dia, ingin hadir bukan sekadar sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan uang.

Ia menilai komunitas ojek pangkalan mempunyai peran penting dalam mendukung mobilitas warga setiap hari. Karena itu, para pengemudi perlu dibekali pengetahuan mengenai cara mengatur pemasukan, menabung, serta memilih layanan keuangan yang legal dan sesuai kebutuhan.

Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian juga mendorong para pengemudi untuk mengenal investasi emas. Kebiasaan menyisihkan sebagian penghasilan dinilai dapat membantu mereka memiliki simpanan yang bisa digunakan untuk kebutuhan jangka panjang.

Selain itu, edukasi diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pinjaman ilegal yang dapat menimbulkan masalah keuangan bagi masyarakat.

“Harapan kami, usaha mereka semakin kuat dan masa depan keluarga menjadi lebih sejahtera,” ujar Maryono.

Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Tanjung Priok, Mudayanti, mengungkapkan materi yang diberikan kepada komunitas ojek pangkalan mencakup perencanaan keuangan keluarga. Para peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah produk Pegadaian yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Produk tersebut antara lain Tabungan Emas, Cicil Emas, dan pembiayaan usaha. Melalui produk tersebut, para pengemudi diharapkan dapat mulai membangun kebiasaan menabung sekaligus memperoleh akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha.

“Melalui edukasi dan program Pegadaian Peduli ini, kami di Pegadaian Area Tanjung Priok ingin memberi solusi nyata dan terpercaya yang bisa diakses dengan mudah oleh rekan-rekan ojek pangkalan,” kata Mudayanti.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan edukasi, tetapi menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan. Para pengemudi diharapkan bisa memanfaatkan produk investasi dan pembiayaan secara tepat untuk menambah penghasilan maupun menjaga kondisi keuangan keluarga.

“Melalui edukasi inklusif, Pegadaian berharap pengemudi ojek pangkalan semakin terbiasa menyisihkan sebagian pendapatannya ke dalam bentuk instrumen investasi aman seperti emas, sekaligus memanfaatkan fasilitasi pembiayaan usaha secara produktif,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pegadaian turut menyalurkan bantuan sembako dan tas Pegadaian Peduli kepada komunitas ojek pangkalan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas manfaat program sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di sektor informal.

Exit mobile version