Akses Fasilitas Olahraga Diperluas, Pemprov DKI Dorong Warga Jakarta Aktif Bergerak

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta konsisten membangun dan merevitalisasi fasilitas olahraga seperti Gelanggang Olahraga (GOR) atau Gelanggang Remaja dalam beberapa tahun terakhir. Foto: Pemprov DKI

KabarJakarta.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas olahraga. Langkah ini dilakukan agar seluruh warga, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lanjut usia, memiliki kesempatan yang sama untuk menjalani gaya hidup aktif dan sehat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengungkapkan olahraga tidak hanya penting untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kualitas hidup masyarakat. Karena itu, akses terhadap sarana olahraga harus semakin mudah dijangkau oleh semua kalangan.

“Kami terus mendorong supaya akses terhadap olahraga semakin terbuka, baik melalui kegiatan, fasilitas, maupun ruang-ruang olahraga yang bisa dimanfaatkan oleh warga,” kata Andri dalam siniar bertema “Jakarta Bergerak: Membangun Budaya Olahraga untuk Semua”, Rabu (9/9).

Menurut Andri, tersedianya ruang olahraga yang mudah diakses akan membuat masyarakat lebih terdorong untuk rutin beraktivitas fisik. Namun, fasilitas saja tidak cukup. Lingkungan yang aman, nyaman, dan dukungan dari orang-orang sekitar juga menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan berolahraga.

Ia menilai olahraga akan lebih mudah menjadi bagian dari gaya hidup apabila masyarakat merasakan suasana yang mendukung. Kehadiran keluarga, teman, komunitas, sekolah, hingga lingkungan kerja yang mendorong aktivitas fisik dapat membantu membangun budaya hidup sehat secara berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Andri, terus memperluas kesempatan masyarakat untuk bergerak aktif melalui penyediaan fasilitas olahraga di berbagai wilayah. Saat ini, Jakarta memiliki sedikitnya 169 fasilitas olahraga, gelanggang, dan stadion yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial yang dapat memperkuat semangat hidup sehat di tengah masyarakat perkotaan. Warga dapat memanfaatkan sarana itu untuk berbagai kegiatan, mulai dari olahraga ringan hingga latihan yang lebih terstruktur.

Selain membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat umum, Dispora DKI juga memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet muda. Anak-anak dan remaja yang memiliki minat, bakat, serta potensi di bidang olahraga akan diarahkan melalui program pembinaan agar kemampuan mereka berkembang secara optimal.

“Tugas kami memastikan olahraga bisa dinikmati masyarakat secara luas. Sekaligus menyediakan ruang pembinaan bagi mereka yang memang memiliki prestasi, atau potensi menuju prestasi yang kita inginkan,” ujar Andri.

Ia menambahkan, membangun budaya olahraga membutuhkan kerja sama banyak pihak. Pemerintah, komunitas, sekolah, keluarga, hingga dunia usaha perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung masyarakat untuk aktif bergerak.

“Lingkungan ideal bukan hanya tersedianya tempat berolahraga, tetapi juga suasananya membuat orang merasa didukung untuk bergerak dan nyaman. Fasilitas bagus memang penting, tetapi yang lebih penting adalah perasaan nyaman,” ungkap Andri.

Melalui perluasan akses fasilitas dan dukungan lingkungan yang positif, Pemprov DKI berharap budaya olahraga semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, warga Jakarta tidak hanya menjadi lebih sehat, tetapi juga memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang.

Exit mobile version