JIS Bersiap Sambut Maroon 5, Parkir dan Transportasi Diperkuat

Dokumentasi -Puluhan ribu penonton menyaksikan aksi grup band Dewa 19 dalam konser bertajuk "Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya" di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (4/2/2023). Foto: ANTARA

KabarJakarta.comJakarta International Stadium (JIS) bersiap menjadi salah satu tujuan konser musik berskala internasional. Menjelang konser Maroon 5 pada Februari 2027, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan persoalan parkir dan akses transportasi menuju stadion tersebut terus dibenahi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan kawasan JIS kini memiliki pilihan akses yang lebih beragam. Salah satu perubahan penting adalah keterhubungan kawasan JIS dengan Ancol, termasuk dukungan transportasi umum yang diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pribadi.

“Memang ada beberapa band utama dunia yang akan main di JIS. Sejak JIS dihubungkan dengan Ancol, yang pertama tempat parkirnya kami jamin pasti akan cukup, karena di Ancol, mau 5.000 mobil pun bisa. Termasuk motor dan sebagainya,” ungkap Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (13/8).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah sebelumnya muncul keluhan masyarakat mengenai keterbatasan lahan parkir dan pilihan transportasi ketika menghadiri kegiatan besar di JIS.

Menurut Pramono, keberadaan kawasan parkir di Ancol menjadi salah satu solusi untuk menampung kendaraan pengunjung. Masyarakat yang memilih menggunakan kendaraan pribadi nantinya tidak perlu membeli tiket masuk Ancol untuk menuju area parkir saat menghadiri konser di JIS.

Pengunjung hanya perlu membayar tarif parkir. Lokasi parkir tersebut juga disebut tidak terlalu jauh dari jembatan penyeberangan yang mengarah ke JIS. Dengan begitu, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan menuju stadion tanpa harus berjalan terlalu jauh.

Selain kendaraan pribadi, pemerintah juga menyiapkan lebih banyak pilihan angkutan umum. Pramono menyebut konektivitas JIS dan Ancol dengan rute KRL menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan akses kawasan tersebut.

“Kalau itu bisa dilakukan, saya meyakinkan wajah JIS atau wajah Ancol atau wajah pelaksanaan acara-acara yang menggunakan JIS pasti akan berbeda,” jelasnya.

Pramono menambahkan, “Karena akan lebih mudah, apalagi sekarang ini sudah ada TransJabodetabek dari Blok M ke Ancol, maupun dari Senayan ke Ancol. Sehingga dengan demikian, pilihannya jadi banyak,” ungkapnya.

Kehadiran layanan TransJabodetabek dari sejumlah titik strategis juga memberikan alternatif bagi masyarakat yang tidak ingin menggunakan kendaraan pribadi. Pilihan tersebut dinilai penting mengingat konser berskala besar berpotensi menarik puluhan ribu penonton dalam waktu yang hampir bersamaan.

Tak berhenti pada akses yang sudah tersedia, Pemprov DKI juga mengupayakan terjadinya peningkatan kapasitas layanan KRL di kawasan JIS. Pramono mengatakan pemerintah sedang membahas penambahan menjadi dua peron agar pergerakan penumpang dapat berlangsung lebih efektif.

“Mudah-mudahan penanganan untuk JIS akan menjadi lebih baik,” ucap Pramono.

Dengan pembenahan tersebut, konser Maroon 5 pada Februari 2027 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk menguji kesiapan infrastruktur transportasi Jakarta dalam menangani acara internasional. Pemerintah ingin JIS dan kawasan sekitarnya mampu memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi masyarakat, mulai dari datang, memarkir kendaraan, hingga meninggalkan lokasi setelah acara selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *