27 KAJJ dari Gambir Berhenti di Jatinegara Saat HUT ke-81 RI, Penumpang Punya Alternatif Naik Kereta

Dokumentasi - Kereta api Argo Parahyangan memasuki Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis (3/9/2020). PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta kembali menambah jumlah perjalanan kereta hingga 41 keberangkatan pada September 2020. Foto: ANTARA

KabarJakarta.com – Sebanyak 27 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, mendapatkan tambahan titik pemberhentian di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (17/8). Kebijakan itu diterapkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Penambahan pemberhentian tersebut dilakukan untuk memberikan pilihan kepada penumpang sekaligus mengantisipasi kepadatan lalu lintas menuju kawasan Gambir. Pada hari itu, kawasan sekitar Monumen Nasional (Monas) menjadi lokasi berbagai rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan, penumpang yang memiliki tiket keberangkatan dari Gambir dapat memilih naik dari Jatinegara untuk perjalanan yang masuk dalam daftar tersebut.

“Penumpang yang memiliki tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir untuk 27 perjalanan KA tersebut, diberikan alternatif untuk naik dari Stasiun Jatinegara,” kata Franoto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (17/8).

Dengan kebijakan itu, calon penumpang tidak harus menuju Gambir jika khawatir terkendala rekayasa lalu lintas atau kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Monas.

Meski demikian, penumpang tetap diperbolehkan menggunakan Stasiun Gambir sebagai lokasi keberangkatan. Artinya, tambahan pemberhentian di Jatinegara bukan merupakan perubahan stasiun keberangkatan yang wajib diikuti seluruh pelanggan.

“Calon penumpang tetap bisa naik kereta api dari Stasiun Gambir, sesuai dengan stasiun keberangkatan yang tertera pada tiket,” demikian penjelasan KAI.

Dari 27 perjalanan tersebut, jadwal keberangkatan dari Gambir dimulai sejak pagi hingga malam hari. Kereta pertama yang mendapatkan tambahan pemberhentian di Jatinegara adalah KA 6 Argo Semeru tujuan Surabaya Gubeng pada pukul 06.20 WIB.

Selanjutnya terdapat KA Purwojaya tujuan Cilacap, Parahyangan tujuan Bandung, Taksaka tujuan Yogyakarta, Anggrek tujuan Surabaya Pasarturi, serta Argo Dwipangga tujuan Solo Balapan.

Sejumlah kereta lainnya juga masuk dalam daftar, seperti Gunungjati, Pandalungan, Batavia, Sembrani, Manahan, Cakrabuana, Brawijaya, Bima, Gajayana, Argo Lawu, dan Argo Anjasmoro.

Pada sore hingga malam hari, beberapa perjalanan yang berhenti di Jatinegara antara lain KA Brawijaya tujuan Malang pukul 15.45 WIB, Bima tujuan Surabaya Gubeng pukul 17.00 WIB, Gajayana tujuan Malang pukul 18.50 WIB, serta Argo Lawu tujuan Solo Balapan pukul 20.45 WIB.

Kereta terakhir dalam daftar tersebut adalah KA 30B Argo Anjasmoro tujuan Surabaya Pasarturi dengan jadwal keberangkatan dari Gambir pukul 23.35 WIB.

KAI mengimbau penumpang memperhatikan jadwal perjalanan dan memilih stasiun keberangkatan yang paling mudah dijangkau. Penyesuaian ini diharapkan dapat membantu mengurangi hambatan perjalanan selama berlangsungnya kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di kawasan Monas dan sekitarnya.

Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan alternatif akses kepada masyarakat agar perjalanan menggunakan kereta api tetap berjalan lancar di tengah potensi kepadatan dan pengalihan arus lalu lintas di Jakarta Pusat.

Exit mobile version