KabarJakarta.com – Aktivitas warga di Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, akan mendapat dukungan dari perbaikan infrastruktur transportasi laut. Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kepulauan Seribu saat ini melanjutkan pekerjaan pemeliharaan Dermaga Pulau Panggang yang ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Pemeliharaan tersebut menjadi tahap lanjutan dari pekerjaan yang telah dilakukan pada 2025. Kali ini, perbaikan mencakup area dermaga seluas sekitar 180 meter persegi. Jika digabung dengan pekerjaan tahap pertama, luas dermaga yang mendapat pemeliharaan mencapai sekitar 215 meter persegi.
Kepala Seksi Pembinaan Pelabuhan Sudinhub Kepulauan Seribu, Ahyus Wanto, menjelaskan pekerjaan tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender. Anggaran yang disiapkan untuk pekerjaan ini mencapai sekitar Rp3 miliar.
“Pekerjaan pemeliharaan memiliki waktu pelaksanaan 180 hari kalender dan ditargetkan selesai hingga Desember 2026. Adapun anggaran pekerjaan mencapai Rp3 miliar,” kata Ahyus Wanto di Jakarta, Jumat (21/8).
Menurut Ahyus, pekerjaan tahun ini merupakan kelanjutan dari pemeliharaan dermaga yang sebelumnya dilakukan pada 2025. Tahap kedua memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan pekerjaan sebelumnya yang hanya mencakup sekitar 35 meter persegi.
“Jadi totalnya sekitar 215 meter persegi luas dermaga yang diperbaiki,” ujarnya.
Ahyus menjelaskan, seluruh pekerjaan tersebut berada dalam satu paket pemeliharaan. Meski demikian, pengerjaannya dilakukan pada titik lokasi yang berbeda di kawasan dermaga.
“Itu satu paket pekerjaan pemeliharaan dermaga, tapi beda lokasi,” tegasnya.
Bagi warga Pulau Panggang, keberadaan dermaga bukan sekadar fasilitas untuk naik dan turun dari kapal. Dermaga menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari masyarakat yang bergantung pada transportasi laut untuk bepergian, menjalankan kegiatan ekonomi, hingga mendukung mobilitas wisatawan antarpulau.
Karena itu, kondisi dermaga yang baik dinilai penting untuk menjaga kelancaran pergerakan masyarakat. Pemeliharaan juga diharapkan dapat memperpanjang usia infrastruktur sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna.
Lurah Pulau Panggang Jamaluddin menyambut baik pekerjaan tersebut. Menurut dia, perbaikan dermaga dibutuhkan karena fasilitas itu menjadi salah satu penunjang utama aktivitas masyarakat di wilayah kepulauan.
“Kami, tentunya menyambut baik adanya pemeliharaan dermaga ini,” ungkap Jamaluddin.
Ia berharap pekerjaan tidak hanya selesai sesuai target, tetapi juga menghasilkan fasilitas yang dapat digunakan masyarakat dalam waktu panjang. Kelancaran selama proses pengerjaan juga menjadi perhatian agar aktivitas warga tetap dapat berjalan.
“Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar dan hasil pemeliharaannya memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut di Pulau Panggang,” katanya.
Dengan pemeliharaan yang dilakukan secara bertahap, Dermaga Pulau Panggang diharapkan semakin layak mendukung kebutuhan warga. Perbaikan infrastruktur tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga konektivitas antarpulau di Kepulauan Seribu, terutama bagi masyarakat yang menjadikan transportasi laut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.






