KabarJakarta.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak membantu warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain menyiapkan bantuan dana, Pemprov DKI juga telah mengirimkan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan korban di lokasi bencana.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, tim tenaga kesehatan dari Pemprov DKI telah diberangkatkan ke NTT sejak sehari sebelumnya. Para tenaga medis tersebut diharapkan dapat segera membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan setelah gempa.
“Kemarin kami sudah persiapkan, dan sebenarnya kami juga sudah mengirimkan tenaga kesehatan yang diberangkatkan dari kemarin ke NTT,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/8).
Pengiriman tenaga kesehatan menjadi salah satu bentuk respons cepat Pemprov DKI dalam membantu daerah yang mengalami bencana. Bantuan medis dibutuhkan untuk mendukung penanganan warga yang mengalami luka maupun kondisi kesehatan lain setelah gempa.
Selain mengirimkan tenaga kesehatan, Pemprov DKI juga menggalang dana dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari penggalangan tersebut, dana yang terkumpul hingga saat ini mencapai Rp3,8 miliar.
Pramono mengungkapkan, bantuan tersebut akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak bencana. Pemprov DKI juga tidak menutup kesempatan bagi pihak lain yang ingin ikut memberikan bantuan.
Penggalangan dana selanjutnya dilakukan dengan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta berbagai elemen masyarakat. Menurut Pramono, dukungan dari banyak pihak diperlukan agar bantuan yang diberikan kepada korban gempa dapat lebih maksimal.
Pemprov DKI berkomitmen menyalurkan dana yang terkumpul secara langsung dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Pemerintah daerah juga memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan secara terbuka sehingga masyarakat dapat mengetahui penggunaan dana yang diberikan.
“Dan juga tentunya bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam memberikan bantuan melalui Pemerintah DKI Jakarta, dengan senang hati kami akan menyalurkan secara transparan dan terbuka,” ucap Pramono.
Langkah tersebut menjadi bagian dari kepedulian Pemprov DKI terhadap masyarakat di daerah yang sedang menghadapi bencana. Bantuan tidak hanya diberikan dalam bentuk dana, tetapi juga melalui dukungan tenaga kesehatan yang dapat langsung membantu proses penanganan korban.
Pramono berharap bantuan dari Pemprov DKI, ASN, BUMD, serta masyarakat dapat meringankan beban warga NTT yang terdampak gempa. Koordinasi dengan pihak terkait di daerah bencana juga menjadi penting agar bantuan yang dikirim benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya dukungan tersebut, Pemprov DKI berupaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat diterima oleh warga terdampak secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi proses pemulihan pascabencana.






