News  

Transportasi Jakarta-Kepulauan Seribu Akan Dikelola Transjakarta, Ini Alasan Pramono

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan di Jakarta Utara, Senin (10/8/2026). Foto: ANTARA

KabarJakarta.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo ingin pengelolaan transportasi dari Jakarta daratan menuju Kepulauan Seribu dialihkan kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Keputusan tersebut didorong oleh meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu.

Pramono menilai kinerja Transjakarta saat ini sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Perusahaan tersebut telah memiliki pengalaman dalam mengelola armada dalam jumlah besar dan melayani semakin banyak pengguna setiap harinya.

Ia menyebut Transjakarta saat ini telah mengelola hampir 10.000 bus. Pertumbuhan jumlah penumpang juga menjadi salah satu indikator bahwa masyarakat semakin percaya menggunakan layanan tersebut.

“Ini menunjukkan masyarakat Jakarta sekarang memberi kepercayaan kepada Transjakarta. Berdasarkan itu, saya memutuskan untuk mengelola transportasi dari, katakanlah Jakarta daratan, ke Kepulauan Seribu, itu akan dikelola Transjakarta,” kata Pramono di Jakarta Utara, Senin (10/8).

Selama ini, layanan transportasi menuju Kepulauan Seribu dikelola dengan melibatkan sejumlah pihak. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menjadi salah satu pihak yang menangani layanan tersebut. Selain itu, terdapat pula pelaku transportasi di lapangan yang sebagian besar merupakan masyarakat Kepulauan Seribu.

Menurut Pramono, pola pengelolaan yang berjalan selama ini belum memberikan hasil yang efisien. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan perubahan dengan memberikan pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu kepada Transjakarta.

Langkah tersebut tidak serta-merta dapat dilakukan. Pramono mengungkapkan pemerintah masih harus mempersiapkan sejumlah aturan sebelum sistem baru diterapkan. Beberapa regulasi yang perlu disesuaikan antara lain Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub).

Selain aturan, pemerintah juga akan membahas mekanisme operasional dan besaran tarif bagi masyarakat yang menggunakan layanan transportasi tersebut.

“Karena harus merubah Perda (Peraturan Daerah), Pergub (Peraturan Gubernur), dan nanti berapa tarifnya. Yang pasti, tarifnya akan lebih murah kalau dikelola secara profesional. Seperti yang dilakukan saat ini di Transjakarta,” ungkap Pramono.

Ia memastikan mekanisme pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu akan dimatangkan terlebih dahulu. Pemerintah perlu menyiapkan sistem yang dapat memberikan layanan lebih baik sekaligus tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor transportasi.

Rencana tersebut diharapkan dapat membuat perjalanan dari wilayah Jakarta daratan menuju Kepulauan Seribu menjadi lebih terintegrasi dan efisien. Pengelolaan oleh Transjakarta juga diharapkan memberikan kepastian dalam pelayanan, termasuk terkait tarif dan operasional.

Kepulauan Seribu selama ini menjadi salah satu tujuan wisata dan kawasan permukiman yang memiliki karakteristik berbeda dari wilayah daratan Jakarta. Karena itu, pembenahan transportasi menjadi bagian penting untuk mendukung mobilitas warga maupun aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *