KabarJakarta.com — Suasana layanan kesehatan di Jakarta kembali bertambah dengan hadirnya Rumah Sakit (RS) Toto Tentrem di Tebet, Jakarta Selatan. Rumah sakit ini resmi beroperasi setelah diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Senin (24/8).
Kehadiran RS Toto Tentrem menjadi perhatian karena rumah sakit tersebut memiliki layanan unggulan di bidang bioteknologi, terutama stem cell dan regenerative medicine. Layanan tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan pilihan pelayanan kesehatan dengan dukungan teknologi yang lebih maju bagi masyarakat.
Pramono mengapresiasi hadirnya RS Toto Tentrem dan berharap fasilitas kesehatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta. Menurutnya, rumah sakit ini memiliki karakter berbeda karena secara khusus mengembangkan layanan yang berkaitan dengan stem cell.
“Hari ini, Pemerintah DKI Jakarta mendapatkan tambahan satu rumah sakit yang luar biasa. Sebuah rumah sakit bertaraf internasional sebenarnya, yang secara khusus di bidang yang berkaitan dengan stem cell,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh operasional RS Toto Tentrem. Bahkan, Pramono mendorong adanya kerja sama antara rumah sakit tersebut dengan RSUD Tarakan Jakarta.
Kerja sama itu diharapkan dapat menjadi bagian dari rencana pengembangan rumah sakit milik Pemprov DKI agar memiliki kemampuan dan teknologi di bidang stem cell.
“Karena saya memang berkeinginan agar Rumah Sakit Tarakan juga dikembangkan. Supaya dari 31 rumah sakit yang dimiliki Pemerintah DKI Jakarta, ada yang mengembangkan hal yang berkaitan dengan stem cell,” tuturnya.
Pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi menjadi salah satu perhatian Pemprov DKI Jakarta. Saat ini, terdapat 196 rumah sakit di wilayah Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 rumah sakit merupakan milik Pemprov DKI.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan pembangunan dua rumah sakit bertaraf internasional. Fasilitas tersebut direncanakan dibangun di eks lahan Sumber Waras dan kawasan Cakung.
Dengan semakin banyaknya fasilitas kesehatan, Pramono berharap masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan berkualitas. Ia juga berharap kehadiran RS Toto Tentrem tidak hanya menjadi tambahan jumlah rumah sakit, tetapi mampu memberikan layanan yang benar-benar dibutuhkan warga.
Founder RS Toto Tentrem Luwih Asih, Purwati, mengungkapkan rumah sakit yang didirikannya merupakan rumah sakit umum dengan sejumlah layanan unggulan. Selain stem cell, layanan tersebut mencakup regenerative medicine, wellness, dan bedah.
Menurut Purwati, teknologi menjadi salah satu kekuatan yang ingin dikembangkan RS Toto Tentrem. Namun, pelayanan rumah sakit tidak hanya diarahkan untuk menangani penyakit setelah terjadi.
“Semoga dengan hadirnya Rumah Sakit Toto Tentrem, kami dengan teknologi advanced bisa memberi manfaat untuk semua. Terutama juga untuk masyarakat banyak, tidak hanya untuk kuratif tetapi juga preventif,” jelasnya.
Purwati menjelaskan pihaknya juga ingin menjadikan rumah sakit sebagai tempat edukasi kesehatan bagi masyarakat. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak hanya datang ketika membutuhkan pengobatan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini.
RS Toto Tentrem saat ini memiliki kapasitas 50 tempat tidur, termasuk lima tempat tidur ICU. Rumah sakit tersebut juga didukung sekitar 70 dokter spesialis.
Kehadiran rumah sakit dengan layanan berbasis teknologi tersebut menambah pilihan masyarakat Jakarta dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Di sisi lain, pengembangan layanan stem cell dan regenerative medicine diharapkan berjalan seiring dengan edukasi serta penerapan standar medis yang kuat.
Bagi Pemprov DKI, kehadiran RS Toto Tentrem sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem kesehatan Jakarta. Sementara bagi masyarakat, rumah sakit ini diharapkan bukan sekadar bangunan baru, melainkan fasilitas yang mampu menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas dan memberi manfaat secara luas.






