KabarJakarta.com — PAM JAYA memastikan kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan tetap terjaga dan memenuhi standar kesehatan, meski kondisi cuaca dan sebaran abu vulkanik sedang menjadi perhatian masyarakat. Perusahaan menyatakan air perpipaan tetap aman digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menjelaskan pengawasan kualitas air dilakukan secara berkala. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan air yang diproduksi hingga didistribusikan kepada pelanggan sesuai dengan standar kualitas air minum yang ditetapkan pemerintah.
“PAM JAYA pastikan proses pengolahan air minum perpipaan dilakukan melalui tahapan pengolahan dan pengawasan kualitas, sebelum air didistribusikan kepada pelanggan,” kata Arief di Jakarta, Selasa (8/9).
Menurut dia, pengawasan dilakukan secara menyeluruh sejak air masih berada di sumber air baku. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan selama proses pengolahan hingga air siap dialirkan melalui jaringan perpipaan menuju rumah dan tempat usaha pelanggan.
Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga agar kualitas air tetap sesuai standar, termasuk di tengah kondisi lingkungan yang berubah akibat cuaca maupun sebaran abu vulkanik.
PAM JAYA juga memastikan ketersediaan air baku tetap terjaga. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan kunjungan ke Jatiluhur untuk melihat langsung kondisi dan kesiapan sumber air baku yang menjadi bagian penting dalam sistem penyediaan air minum.
Arief mengungkapkan pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan air baku tetap tersedia dan proses penyediaannya berjalan dengan baik. Dengan demikian, kontinuitas suplai air kepada pelanggan dapat dipertahankan.
Selain proses pengolahan dan pemeriksaan kualitas, jaringan perpipaan juga berperan dalam menjaga kondisi air hingga sampai kepada pelanggan. Air yang sudah diolah dan memenuhi standar dialirkan melalui sistem perpipaan sehingga potensi paparan atau pencemaran dari lingkungan selama perjalanan dapat diminimalkan.
Arief memahami kondisi sebaran abu vulkanik dapat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, dia meminta pelanggan tidak panik dan tetap menggunakan air PAM JAYA seperti biasa.
“Kami paham, kondisi saat ini bisa menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Namun, pelanggan tak perlu khawatir terhadap kualitas air PAM JAYA,” terangnya.
Dia juga mengingatkan pelanggan agar menggunakan air secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari. Di sisi lain, kebersihan lingkungan dan fasilitas air di rumah juga perlu mendapat perhatian.
Pelanggan diminta memastikan wadah penyimpanan air, termasuk toren, serta keran dalam kondisi bersih. Kebersihan sarana tersebut penting karena kualitas air tidak hanya bergantung pada proses pengolahan dan distribusi, tetapi juga kondisi fasilitas di tempat pelanggan.
Dengan pengawasan dari sumber air baku hingga jaringan distribusi serta perhatian terhadap kebersihan fasilitas di rumah, PAM JAYA memastikan pelanggan tetap dapat menggunakan air perpipaan untuk kebutuhan sehari-hari.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan mengenai layanan air, PAM JAYA mengimbau masyarakat menggunakan kanal layanan resmi perusahaan.
