KabarJakarta.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta membentuk Satuan Tugas Pemusatan Latihan Daerah (Satgas Pelatda) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pembentukan satgas tersebut menjadi salah satu langkah KONI DKI Jakarta untuk mengejar target juara umum pada pesta olahraga nasional mendatang. Tim ini akan turun langsung memantau sejumlah cabang olahraga (cabor) yang dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Jakarta.
Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta Aminullah menjelaskan Satgas Pelatda memiliki tugas utama melakukan evaluasi serta memantau perkembangan atlet selama menjalani program latihan.
“Satgas akan diterjunkan ke sejumlah cabang olahraga untuk melakukan evaluasi, serta memantau perkembangan dan performa atlet selama menjalani kegiatan latihan,” kata Aminullah di Jakarta, Kamis (3/9).
Menurut dia, pemantauan dilakukan agar program latihan yang telah disusun dapat berjalan secara maksimal. Evaluasi juga diperlukan untuk mengetahui perkembangan atlet sekaligus menemukan bagian yang masih perlu diperbaiki sebelum memasuki persaingan PON 2028.
KONI DKI Jakarta menilai pembinaan tidak dapat dilakukan secara singkat. Karena itu, persiapan atlet akan dilakukan secara berkala dan konsisten. Program tersebut diharapkan mampu menjaga performa atlet sekaligus meningkatkan kemampuan mereka hingga hari pertandingan.
Aminullah optimistis persiapan yang dilakukan sejak dini dapat memberikan hasil positif. Menurutnya, kekuatan kontingen Jakarta tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet, tetapi juga pada kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga.
Ia mengatakan target juara umum tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Hasil pemantauan Satgas Pelatda nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pembinaan berikutnya.
“Hasil monitoring tim satgas akan selalu dievaluasi agar menghasilkan prestasi yang terbaik,” ujar Aminullah.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Hidayat Humaid menjelaskan pihaknya terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan prestasi atlet. Kerja sama dilakukan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), DPRD, pengurus cabang olahraga, serta pihak terkait lainnya.
“KONI DKI terus berkolaborasi bersama Dispora, DPRD, cabang olahraga serta semua pihak untuk mendongkrak atlet berprestasi untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Hidayat.
Menurut Hidayat, kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk menjalankan pesan dan instruksi Gubernur Pramono Anung. Persiapan menuju PON 2028 pun tidak hanya dilakukan melalui latihan rutin, tetapi juga dengan memperkuat ekosistem olahraga di Jakarta.
Salah satu bentuk kolaborasi tersebut akan terlihat dalam pelaksanaan PON Pantai yang dijadwalkan berlangsung di Ancol, Jakarta Utara, pada November 2026. Ajang tersebut menjadi momentum bagi Jakarta untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, KONI dan pihak swasta.
PON Pantai merupakan kolaborasi antara KONI Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, KONI DKI Jakarta dan PT Pembangunan Jaya Ancol.
Hidayat berharap kegiatan tersebut tidak hanya berdampak terhadap perkembangan prestasi olahraga. Pelaksanaan PON Pantai juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan Ancol.
Dengan pembinaan atlet yang lebih terukur, pemantauan rutin, serta dukungan berbagai pihak, KONI DKI Jakarta berupaya memastikan persiapan menuju PON XXII 2028 berjalan lebih matang. Target mempertahankan dominasi Jakarta sebagai juara umum pun mulai dipersiapkan sejak jauh hari.






