KabarJakarta.com – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) meluncurkan program Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2026 sebagai upaya memperkuat ekosistem lagu anak Indonesia sekaligus mendorong lahirnya generasi baru pencipta dan penyanyi lagu anak. Program yang telah berjalan secara konsisten sejak 2020 ini kembali hadir dengan semangat menghidupkan lagu anak sebagai sarana pendidikan, hiburan, dan pembentukan karakter bangsa.
Peluncuran KILA 2026 menjadi momentum penting di tengah semakin terbatasnya ruang bagi lagu anak di industri musik nasional. Melalui berbagai kompetisi dan kegiatan kreatif, pemerintah berupaya menghadirkan lebih banyak karya lagu anak yang berkualitas, relevan dengan perkembangan zaman, serta mampu menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia, untuk memanfaatkan KILA 2026 sebagai wadah berekspresi dan menunjukkan bakat terbaik mereka.
“KILA 2026 merupakan ruang kreatif untuk mendorong lahirnya lebih banyak lagu anak berkualitas yang dapat menjadi sarana penanaman nilai, pembentukan karakter, penguatan rasa percaya diri, serta peningkatan kecintaan terhadap budaya dan bangsa,” ujar Fadli Zon.
Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menegaskan bahwa KILA merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem seni budaya yang berkelanjutan. Menurutnya, program ini tidak hanya mendorong lahirnya karya lagu anak yang berkualitas, tetapi juga meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap lagu anak Indonesia.
Sementara itu, Direktur Film, Musik, dan Seni, Irini Dewi Wanti, menilai anak-anak membutuhkan lagu yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang mereka. Karena itu, KILA diharapkan mampu menjadi ruang bagi lahirnya karya-karya musik anak yang edukatif sekaligus menyenangkan.
Tahun ini, KILA kembali mengusung semangat menghadirkan lebih banyak karya lagu anak yang relevan dengan kehidupan anak Indonesia masa kini, sekaligus membuka ruang bagi talenta-talenta muda dari seluruh daerah di Indonesia.
Pendaftaran KILA 2026 dibuka pada 22 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan dua kategori utama, yakni Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba Menyanyi Lagu Anak. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan proses kurasi dan audisi, kemudian ditutup dengan Grand Final dan Pentas KILA 2026 yang direncanakan berlangsung pada 18 September 2026.
Selain kompetisi, KILA juga akan menghadirkan berbagai kegiatan promosi dan edukasi, termasuk penampilan Duta KILA dalam sejumlah kegiatan nasional, produksi video klip lagu anak, serta kampanye digital untuk memperluas jangkauan lagu anak kepada masyarakat.
Informasi lengkap mengenai penyelenggaraan dan pendaftaran KILA 2026 dapat diakses melalui situs resmi KILA 2026.
Melalui KILA, Kementerian Kebudayaan berharap semakin banyak lagu anak yang lahir, digunakan, dan dicintai oleh generasi muda sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan budaya Tanah Air. (*)






