KabarJakarta.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan tarif khusus bagi masyarakat yang nantinya mencoba layanan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai. Pada masa awal operasional, penumpang akan dikenakan tarif hanya Rp8 untuk setiap perjalanan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan tarif tersebut akan diberlakukan sebagai bagian dari masa uji coba layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai. Aturan mengenai tarif khusus itu akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub).
“Kami putuskan memberlakukan tarif Rp8. Akan kami persiapkan Pergubnya,” kata Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Senin (31/8).
Tarif Rp8 tersebut tidak akan berlaku selamanya. Setelah layanan resmi beroperasi, tarif LRT akan kembali menggunakan tarif normal yang saat ini berlaku, yakni Rp5.000 secara flat untuk setiap perjalanan.
Pramono menjelaskan tarif Rp5.000 akan diberlakukan hingga Oktober 2026. Setelah periode tersebut berakhir, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan penghitungan kembali untuk menentukan besaran tarif yang akan berlaku secara permanen.
“Nanti setelah Pergubnya jalan, sampai dengan kapan kemudian diresmikan, tentunya begitu diresmikan, yang diberlakukan adalah harga yang sekarang untuk LRT, yaitu Rp5.000 secara flat,” ujar Pramono.
Peresmian masih menunggu
Meski tarif sudah disiapkan, hingga saat ini LRT Kelapa Gading-Manggarai belum mulai melayani penumpang. Pemprov DKI Jakarta masih melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menentukan waktu operasional transportasi publik tersebut.
Pramono juga masih menunggu kepastian agar peresmian LRT dapat dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Sebelumnya, peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026. Namun, agenda tersebut akhirnya ditunda.
Pemprov DKI Jakarta kemudian melakukan evaluasi terhadap kesiapan kegiatan sekaligus layanan sebelum menentukan jadwal peresmian berikutnya. Penundaan tersebut dilakukan agar operasional LRT dapat berjalan dengan lebih siap ketika nantinya dibuka untuk masyarakat.
Sejumlah fasilitas disempurnakan
Dari sisi pembangunan, jalur dan rel LRT Kelapa Gading-Manggarai disebut telah selesai. Namun, masih terdapat sejumlah fasilitas yang perlu disempurnakan sebelum layanan tersebut benar-benar digunakan masyarakat.
Penyempurnaan fasilitas menjadi bagian penting karena operasional LRT tidak hanya bergantung pada kesiapan jalur dan kereta. Fasilitas pendukung di stasiun serta aspek pelayanan juga harus dipastikan siap agar masyarakat dapat menggunakan moda transportasi tersebut dengan aman dan nyaman.
Kehadiran LRT Kelapa Gading-Manggarai nantinya diharapkan memperkuat jaringan transportasi umum di Jakarta. Rute ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan pilihan perjalanan yang lebih terintegrasi bagi warga.
Dengan tarif uji coba yang sangat murah, masyarakat nantinya berkesempatan mencoba langsung layanan baru tersebut. Namun, sebelum itu, Pemprov DKI masih harus memastikan seluruh persiapan selesai dan mendapatkan kepastian jadwal peresmian dari pemerintah pusat.
Setelah masa tarif khusus berakhir, tarif Rp5.000 akan kembali diberlakukan hingga Oktober 2026. Besaran tarif selanjutnya akan ditentukan berdasarkan evaluasi dan perhitungan Pemprov DKI Jakarta.






